Tata Cara dan Niat Sholat Gerhana Bulan dan Matahari

–advertisement–

Fenomena alam pada akhir bulan ini akan terjadi, ialah gerhana Bulan Total yang menurut perkiraan akan terjadi Malam ini tanggal 31 Januari 2017, lamanya gerhana bulan ini diperkirakan selama 5 jam 20,2 menit dari pukul 17.49 WIB sampai 23.09 WIB. Kejadian seperti ini untuk yang beragam islam biasanya akan melakukan sholat gerhana.

Tata Cara dan Niat Sholat Gerhana Bulan dan Matahari

Gerhana adalah sebuah fenomena astronomi yang terjadi pada benda-benda bergerak di luar angkasa, sebuah benda bergerak ke dalam bayangan benda angkasa lainnya. Fenomena yang terjadi ini biasa kita kenal sebagai Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari.

–advertisement–

Untuk Gerhana Matahari ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari, atau Gerhana Bulan saat sebagian atau keseluruhan penampang Bulan tertutup oleh bayangan Bumi.

Pada Agama Islam untuk umat Muslim yang tahu atau melihat kejadian gerhana bulan ataupun matahari, maka dianjurkan untuk segera melakukan salat sunah dua rakaat atau salat sunah khusuf (salat gerhana). Shalat sunah ini terbilang sunah muakkad, artinya ibadah ini sifatnya sangat dianjurkan untuk dikerjakan,

Untuk anda yang bergagama islam, berikut ini adalah niat dan tata cara salat gerhana :

Doa Niat Sholat Gerhana

Niat Shalat Gerhana Matahari (Kusuf)

أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِكُسُوْفِ الشَّمسِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Dibaca : “Usholli Sunnatan Likusuufis Syamsi Roka’taini Lillahitaa’ala”
Artinya : “Aku niat (melaksanakan) shalat sunnah Gerhana Matahari dua rakaat karena Allah ta’ala ”

–advertisement–

Niat Shalat Gerhana Bulan (Khusuf)

أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِخُسُوْفِ الْقَمَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Dibaca : “Usholli Sunnatan Likhusuufil Qomari Roka’taini Lillahitaa’ala”
Artinya : “Aku niat (melaksanakan) shalat sunnah Gerhana Bulan dua rakaat karena Allah ta’ala”

Tata Cara Sholat Gerhana

Tata cara pelaksanaan Shalat Gerhana Matahari atau Gerhana Bulan ini sama saja tidak ada yang berbeda, hanya berbeda di bacaan niatnya saja, seperti yang sudah saya cantumkan diatas.

Secara umum Salat Gerhana ini dilakukan secara berjamaah sebanyak 2 rakaat

  • Dilaksanakan secara Berjamaah
  • Tanpa Adzan dan Iqamat hanya berupa seruan “As-Shalatu Jamiah”
  • Boleh dilakukan dengan mengeraskan suara (Jahr) atau melemahkan suara (Sirr)
  • Disunnahkan mandi sebelum shalat gerhana
  • Khutbah
  • Berdoa, Dzikir dan Takbir

Bolehkah melakukan ibadah ini sendiri/tidak berjamaah?

Kita yang memiliki kesempatan dan tanpa uzur dianjurkan untuk merapat ke masjid yang mengadakan shalat gerhana secara berjamaah

Tetapi kita yang tidak sempat atau memiliki uzur tertentu tetap dianjurkan untuk melakukan shalat sunah gerhana sendiri demi meraih keutamaannya. Pasalnya salat gerhana termasuk kategori salat sunah muakkad.

Adapun khutbahnya, tidak perlu dilakukan. Artinya, orang yang melakukan shalat gerhana sendiri tidak dianjurkan untuk mengadakan khutbah sebagaimana jamaah perempuan.

Meskipun demikian, ia tetap mendapat keutamaan shalat sunah gerhana. [sumber NU.or.id]

Tata Cara shalat gerhana secara teknis 

Secara ringkas, berikut ini tata cara shalat gerhana bulan:

  1. Niat
  2. Takbiratul Ihram
  3. Membaca surat Al Fatihah dan surat lainnya
    Disunnahkan surat yang panjang dan dibaca jahr (keras) oleh imam.
  4. Ruku’
    Disunnahkan waktu ruku’ lama, seperti waktu berdiri.
  5. Berdiri lagi kemudian membaca Al Fatihah dan surat lainnya.
    Disunnahkan lebih pendek daripada sebelumnya.
  6. Ruku’ lagi
    Disunnahkan waktunya lebih pendek dari ruku’ pertama.
  7. I’tidal
  8. Sujud
  9. Duduk di antara dua sujud
  10. 1Sujud kedua
  11. Berdiri lagi (rakaat kedua), membaca surat Al Fatihah dan lainnya
    Disunnahkan surat yang panjang.
  12. Ruku’
    Disunnahkan waktu ruku’ lama, seperti waktu berdiri.
  13. Berdiri lagi kemudian membaca Al Fatihah dan surat lainnya.
    Disunnahkan lebih pendek daripada sebelumnya.
  14. Ruku’ lagi.
    Disunnahkan waktu ruku’ lebih pendek dari ruku’ pertama.
  15.  I’tidal
  16. Sujud
  17. Duduk di antara dua sujud
  18. Sujud kedua
  19. Duduk Tahiyah akhir
  20. Salam

Setelah selesai shalat gerhana, khatib memberikan khutbah.