Khasiat dan Manfaat Tanaman Angsana Sebagai Obat

Tanaman angsana  mempunyai batang pohon yang bisa  mecapai 40 meter, pada bagian kulit kayunya akan mengeluarkan getah bening kemerahan apabila kita belah sedikit. Daunnya yang majemuk dengan 5-13 anak daun berbulu, panjang 12-30 cm, berseling pada poros daun, bundar telur hingga agak jorong,ujung daun meruncing,tumpul,wana daun hijau mengkilat dan tipis, dan masih banyak ciri ciri dari pohon angsana.

manfaat tanaman angsana

Jika kita lihat dari segi manfaat untuk kesehatan, tanaman ini bisa kita gunakan sebagai obat herbal yang bermanfaat seperti mengobati ginjal, dan lainnya. Selengkapnya bisa dibaca dibawah ini : A. Dapat menyembuhkan batu ginjal dan sariawan mulut. Untuk mengobati batu ginjal diperlukan bahan diantaranya : Kulit kayu Angsana 3 gram; Daun Keji beling 2 gram; Daun Kumis kucing 4 gram; Air 115 ml

  1. Cara membuat : dibuat infus atau diseduh
  2. Cara menggunakan : Diminum 1 kali sehari 100 ml. Bila batu telah keluar, baik berupa kristal maupun air kencing yang keruh atau air kencing yang berbuih maka pemberian jamu dihentikan. Kemudian dilanjutkan minum teh daun Kumis kucing 6% dalam air. 6 gram daun Kumis kucing diseduh dengan air mendidih sebanyak 100 ml. Diminum seperti kebiasaan minum teh.

B. Untuk mengobati sariawan diperlukan bahan diantaranya: Kulit kayu Angsana 4 gram; Daun Saga segar 4 gram; Daun Sirih segar 3 helai; Air 115 ml.

  1. Cara membuat : Dibuat infus atau diseduh. Bila diperlukan tambahkan 10 gram gips pada beningan, didiamkan beberapa saat, lalu disaring dan diambil bagian beningnya.
  2. Cara menggunakan : Untuk kumur, tiap 3 jam sekali, tiap kali pakai 50 ml, bila perlu dapat diencerkan dengan air.

C. Daun dan getahnya Digunakan sebagai obat kencing manis, bisul, dan luka luar. Untuk mengobati bisul, Bisul dicuci dengan air bersih atau alkohol 70%. Kemudian daun Angsana diremas dan ditempelkan pada bisul tersebut. Diperbaharui tiap 3 jam sekali. D. Penyakit Yang Dapat Diobati Tanaman Angsana KHASIAT Adstringen dan diuretik. PENELITIAN Hayati, 1990. Jurusan Farmasi, FMIPA USU. Telah melakukan penelitian pengaruh infus daun Angsana terhadap penurunan kadar gula darah kelinci dibandingkan dengan tolbutamid. Dari hasil penelitian tersebut, ternyata infus daun Angsana 5 ml, 10% dan 20°Io secara oral menurunkan kadar gula darah kelinci. Pengaruh infus 10% tidak ada beda dengan 50 mg/kg bb tolbutamid, sedangkan penurunan oleh infus 20% lebih besar daripada pengaruh oleh tolbutalmid.

Harga Kata © 2016 - All rights reserved